Status Domain : Iseng pengen “Backorder” Domain


Huuuffftt…. Harus bersabar ketika menunggu nama domain yang ditunggu-tungu untuk di BackOrder sedang masuk masa Renewal Grace Periode, maklum domain yang saya inginkan sedang dalam Status Expired.hee.. Saya akan ceritakan sedikit pengalaman saya tentang domain, ketika kita akan membeli domain biasanya domain tersebut harus dalam Status “Available”. lalu apa saja status yang dimiliki domain sebenarnya :

  1. Available : artinya domain name tersedia untuk dimiliki.
  2. Not Available : artinya domain name tersebut telah dimiliki orang lain.
  3. Active : artinya domain name tersebut masih aktif dalam masa kontrak (online).
  4. Renewal Grace Period : masa tenggang perpanjangan yang terjadi setelah domain name habis masa kontraknya (expired). Waktu masa tenggang perpanjangan ini berbeda-beda antara ekstensi satu dengan yang lain (lihat tabel dibawah). Pada masa ini, domain name yang telah expired biasanya diparkir oleh registrar ke halaman komersial. Harga perpanjangan masih normal sama seperti harga pembelian domain name.
  5. Redemption Grace Period : merupakan tenggang waktu yang dimiliki oleh pemilik domain untuk mengembalikan kepemilikan domainnya setelah domain tersebut melewati masa tenggang perpanjangan (Renewal Grace Period). Domain name masuk ke dalam masa ini karena secara manual dihapus oleh registrar. Pada periode ini proses restorasi domain dapat dilakukan dengan biaya yang lebih mahal (10 x lipat) dibandingkan biaya perpanjangan atau pendaftaran domain baru. Masa ini umumnya terjadi selama 30 hari (untuk sebagian besar ekstension).
  6. Pending Delete : masa persiapan untuk dilepaskan ke umum dan domain name sudah tidak bisa lagi. Masa pending delete terjadi 5 hari.

 

Contoh Kasus: Domain BLABLABLA.COM mempunyai Status:

Registrar WHOIS Server: whois.enom.com
Registrar URL: www.enom.com
Updated Date: 2014-05-20 06:56:09Z
Creation Date: 2008-05-16 18:13:25Z
Registrar Registration Expiration Date: 2014-05-16 18:13:25Z
Registrar: ENOM, INC
Domain Status: clientTransferProhibited
Registry Registrant ID: 
Registrant Name: REACTIVATION PERIOD
Registrant Email: REACTIVATION-PENDING@ENOM.COM

Baca lebih lanjut

Aplikasi Office (King Office) Alternatif di Linux


“Kingsoft Office is a simple, powerful office suite with a confortable interface. Since 1988 Kingsoft has been thought of as one of the best office suites available, but there is no Linux version! Help us create the best Linux Office Suite. We’re also working on versions forWindowsAndroid and iOSfind out more here.”

Salah satu ketakutan ketika menggunakan/migrasi ke “Linux” adalah ketidak cocokan file office yang telah dibuat dengan ms.office akan dibuka di linux dengan Libre office / Open office. biasanya file akan rusak dan menjadi tidak beraturan. Software yang “Free” banyak sekali menjadi pilihan alternatif pengganti Ms.Office di Linux. Saya akan membahas King Office sebagai salah satu software office / pengolah kata alternatif di linux, windows, mac, sampai dengan sistem operasi mobile seperti IOS, dan android.

  1. Untuk Instalasi di Windows unduh filenya disini. untuk versi berbayar atau profesionalnya disini.
  2. Untuk Instasi di Linux unduh filenya disini.

Berikut tampilan dari King Office :

King Office

King Office

King Office memiliki tampilan yang sangat mirip dengan MS.Office 2010 sehingga akan memudahkan Anda yang sudah terbiasa dengan MS.Office, dan juga tidak perlu khawatir file dokumen, presentasi, atau excel yang telah dibuat dengan MS.Office tidak kompatible dengan King Office, karena 99,99% Kompatible.

Langkah Instalasi di Linux Debian / Ubuntu.

  1. File yang telah di download adalah : kingsoft-office_9.1.0.4184~a12p1_i386.deb
  2. Buka terminal Linux.
  3. jalankan perintah untuk instalasi via terminal :
    • sudo dpkg -i kingsoft-office_9.1.0.4184~a12p1_i386.debScreenshot from 2013-10-23 12:07:51
  4. Instalasi Selesai. Selamat menggunakan King Office WPS.🙂

Chapter 3, Configuring a Router (Konfigurasi Router)


CCNA II – Chapter 3

Pada Chapter ini menyediakan informasi dan CLI (Command Line Interface) dengan topik sebagai berikut :

  1. Konfigurasi Router :

    • Name
    • Password
    • Interface
    • IP Host Table
    • Simpan dan Hapus Konfigurasi Cisco
  2. Show Command” untuk verifikasi konfigurasi Router

Oke, pertama kita harus tahu dulu mode yang terdapat di dalam Cisco IOS. So, ada 7 mode yang terdapat pada Cisco. Lihat dibawah ini :

Router> User mode
Router# Previlidge mode
Router (config)# Global Configuration mode
Router (config-if)# Interface mode
Router (config-subif)# Sub-Interface mode
Router (config-line)# Line mode
Router (config-router)# Router Configuration mode

Baca lebih lanjut

Setting modem Prolink PHS-300 di Ubuntu 12.04.2 dengan WVDIAL


Updated in 12 Juni 2013

Sobat kita coba setting modem prolink phs-300 di Ubuntu 12.04.2 dengan wvdial. pastinya sudah banyak postingan tentang tema ini. tapi gpp itung2 bisa nambah tulisan di Wall saya.hee.. disini saya gunakan ubuntu 12.04.2 sebagai sample untuk kasus. dan pastikan Ubuntu sudah ada dan terinstall di komputer Anda. tetapi sebenarnya cara ini dapat diterapkan di debian dan turunannya.

Langkah 1, install wvdial

  • Via repo, jika Anda telah konek dengan internet via LAN atau Wifi
    • buka terminal, ketik :
      • sudo apt-get update
      • sudo apt-get upgrade
    • untuk Update dan Upgrade sangat perlu dilakukan sebelum Installasi software / paket di linux setelah Fres Install untuk mendapatkan fitur terbaru, Selain menggunakan cara apt-get update / apt-get upgrade dapat pula menggunakan Update Manager yang sudah dibawa Aseli di Mesin Ubuntu. ^^ berikut :

Screenshot from 2013-06-12 11:33:05 Baca lebih lanjut

Fitur Baru “Terminal Linux” di Ubuntu 12.04


Hai kawan semua, hari ini saya akan menuliskan salah satu fitur baru yang ada di Terminal (Ubuntu 12.04 LTS). Hal ini awalnya saya fikir merupakan sebuah Bug Ubuntu 12.04 yang tidak dapat menampilkan history Command Line di Terminal tetapi Ternyata bukan merupakan sebuah Bug. Biasanya kita dapat dengan mudah menampilkan isi dari Command Line yang telah kita gunakan hanya dengan menekan Tombol Panah Atas di Papan Ketik dan akhirnya keluar History Command Line Terakhir diketikkan. seperti berikut :

Screenshot from 2013-06-04 12:09:56(Silahkan Klik Pada Gambar untuk memperbesar)

Atau dengan perintah,

vikri@ThinkPad:~$ history 10 Baca lebih lanjut 

Engkau yang sedang marah….


Engkau yang sedang marah, … sudahlah …

Janganlah kau teruskan memarahinya,
yang sesungguhnya sudah tahu bahwa dia salah.

Bukankah penyesalannya sudah cukup menyiksanya?

Apakah engkau menjadi lebih mulia
dengan membuatnya merasa semakin rendah
dan terluka dalam penyesalannya?

Apakah dunia ini menjadi lebih baik
denganmu yang marah tanpa arah,
dan dia yang meminta maaf kepadamu
yang tanpa rasa kasihan?

Sudahlah …

Lembutkanlah hatimu, dan lihatlah dia dengan kasih sayang.

Ingatlah,
suatu ketika nanti engkau akan juga berada
dalam keadaan yang sama.
Dan engkau akan tahu rasa dari penyesalan
dan permintaan maaf yang ditepis seperti lalat yang kotor.

Sudahlah …

Berkasih sayanglah. Damaikanlah hatimu dengan memaafkannya.

Berhentilah marah.

Memaafkan menjadikan jiwamu berpendar indah.

Memaafkan menjadikanmu sesuai bagi keindahan hidup yang kau rindukan.

Tersenyumlah, dan bernafaslah dalam selapang-lapangnya dada.

Mario TeguhLoving you all as always

How to Telnet Router from PC


Telnet login is a great feature to access and control the network devices from remote loaction or remotely and as a ccna voice and ccna data learner you need to be master in  to configure telnet login in to the cisco router and switch in this recipe we will learn how to enable telnet login to router and switch and what is the prerequsite of telenet login

Use of Telet login
to access router and switch  remotely

Prerequisite to use telnet in router

  1. telnet login is enabled
  2. interface should be configured with ipaddress

Configure/enable telnet session on router “Janpat” with password “cisco123”

Janpat#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Janpat(config)#line vty 0 4
Janpat(config-line)#password cisco123
Janpat(config-line)#login
Janpat(config-line)#exit
Janpat(config)#

Verify the telnet login from remote router
now 1st login to the other device and do the telnet for example i logged in to DLF router and doing telnet to router Janpat by ip address wich assigged into the interface of “Janpat” router.

DLF#telnet 10.10.10.1

Trying 10.10.10.1 … Open
***************************************************

* Unauthorized access prohibited
****************************************************

User Access Verification

Password:

above screen of Janpat Router from telnet session on DLF router.